Blog Archives

Bunga bakung: Lily, Amaryllis, Swamp Lily

sudah lama sekali saya tidak update kembang2 saya yah.. 😀 maklum sibukkkk… Saya senang sekali melakukan banyak eksperimen tanaman. memang sih membutuhkan kesabaran dan ketelatenan yang sangat (saya akui!) hahaha.. sebenarnya saya orangnya tergolong ga sabaran sich… 🙂

oke deh berikut update bebungaan saya dari grup Lilium, Amaryllis & swamp lily.

Asiatic lily - white-1

Asiatic Lily – White

Asiatic lily - white-2

Asiatic Lily – White

DSC_0708

Asiatic Lily – orange (sebenernya aslinya warna agak salem gitu)

DSC_0364

Amaryllis Variegata.. (CMIW)

Lily1

Swamp Lily (saya lupa nama aslinya)

 

 

ada beberapa yang harus diperhatikan dalam menanam bebungaan tersebut. walaupun sama- sama dari jenis bakung- bakungan mereka memiliki sifat dan perawatan yang berbeda. berikut penjelasan berdasarkan pengalaman saya:

  1. Amaryllis, sangatlah gampang menanam Amaryllis ini, yang penting jangan tanam ditanah lempung atau tanah yang becek, Amaryllis mudah beranak pinak alias memiliki umbi anakan.
  2.  Swamp Lily, disebut sebagai Lily rawa karena mereka senang dihabitat yang banyak airnya. juga bisa bertahan hidup ditanah lempung. Lily rawa tidak rewel dan minim penanganan. Lily rawa juga mudah beranak pinak dari umbi dan biji.. saya punya anakan hasil dari biji dan terbukti berhasil tumbuh 🙂

 

Asiatic Lily, Lily ini adalah tumbuhan asli dari jenis Lilium. pengalaman saya menumbuhkan bunga ini adalah ketika kita membeli atau menerima bunga ini kita memastikan dulu apakah bunga ini telah melewati masa dormancy atau belum.

Masa dormancy adalah dimana umbi beristirahat biasanya di negara empat musim umbi beristirahat di musim dingin kurang lebih 3 bulan. 

 

Jadi kemarin ketika menerima umbi ini dari teman saya. saya coba tanam langsung namun tidak berhasil tumbuh dan usut punya usut saya harus mendinginkan mereka didalam kulkas kurang lebih 2-3 bulan. dan akhirnya ketika saya tanam lagi umbinya mereka berhasil berbunga.. dan bunganya pun cantik-cantik sekali ahh senangnyaaaaaaa…

lily_3

First time ever flowering. aslinya cantikkkk mirip seperti yang di toko2 bunga/ florist 😀

 

Read the rest of this entry

Advertisements

Bunga Lily

Old Rose, Rose De Rescht

The mother plant was Found about 3 years ago by me near my younger brother boarding school, it was shrub rose plant which is I do not know the ID of the rose actually before. but after I have read many information and match the characteristics in the media I found that my rose plant is one kind of the oldest rose plant (old rose garden), it’s called “Rose De Rescht” / RDR. I am so happy. 🙂

“Induk mawar saya dapat sekitar 3 tahun lalu dekat asrama sekolah adik saya, tanaman tersebut jenisnya semak yang mana pada awalnya saya tidak tahu ID mawar tersebut, tetapi setelah membaca banyak informasi dan menyamakan karakteristik dari info di media saya menyadari bahwa pohon mawar yang saya tanam tersebut adalah salah satu jenis mawar tertua, dikenal dengan nama  “Rose De Rescht”

I took 3 meters (to make 5 cuttings) of it’s mother plant, and than I plant in my garden. RDR is most known for it’s:

  • strong fragrant(also it’s leaves!)
  • hardy to rose diseases
  • a good performer in the hot weather
  • perpetual flowering

here in my country,  in Tangerang city – Indonesia’s low land the temperature is tend to high (mostly 30 – 32 C in dry season) and also with the humidity but they are still fine! 🙂

Saya mengambil 3 meter batang pohon mawar untuk membuat stek menjadi 5 batang, lalu ditanam dikebun. RDR terkenal untuk :

  • Wangi harum yang kuat ( daunnya juga wangi lho!)
  • Tahan terhadap penyakit
  • Bagus dan tahan hidup di udara panas
  • Berbunga terus menerus

Di Indonesia temperatur cenderung tinggi begitu juga kelembapannya.

The steps for rose cutting is easy just like many people know, cut the cane, dip it into rooting hormone powder (optional) and plant it into medium. I used to make hard wood rose cutting in it. hard wood cutting means you have to choose the mature cane of rose, it’s about 1 year old cane minimum I think. (correct me if I am wrong).

Langkah-langkah untuk membuat stek mawar sangat mudah seperti banyak orang tahu, potong, celupkan ke hormon perangsang akar (pilihan) adn tanam ke media. Biasanya saya membuat stek mawar yang berkayu keras artinya, biasanya umur batang pohon tersebut kurang lebih 1 th. (koreksi saya ya jika salah)

batang mawar Siap ditanam   

on above pictures it is the first cutting from mother plant in 2012.

“Gambar diatas merupakan stek mawar tahun 2012  yang saya ambil dari pohon induk.”

in my experiment, I notice that RDR is hard enough to live in clay soil and I see that the rooting took approximately 4 weeks and flowering in third to five month after it’s planted.

“dalam penelitian saya, saya melihat RDR sangat tangguh dan bisa bertahan hidup di tanah lempung dan saya perhatikan bahwa durasi tanam stek tersebut sampai muncul daun itu sekitar 4 minggu dan berbunga di bulan ketiga – kelima setelah stek ditanam.”

I have propagated it again this year 2015 (second generation from the mother plant), and.. voila it has a flower bud within 3 months after planting!, and now I am enjoying and waiting til’ it’s bloom:

I have plant the cuttings near a water source.. yes it’s a gutter! coz’ the rain season is not coming yet here. (oopsie… I have plant it near a gutter… dont tell anyone please!!! ) hihihihi….

Saya memperbanyak lagi (stek) tahun ini 2015 (generasi kedua dari tanaman induk) dan… voila kuncup bunga sudah muncul dalam 3 bulan dari masa tanam, dan saya sekarang menikmati dan menunggu sampai mekar.

DSC_0821_

RDR from Google/ RDR versi google :

rescht_2014_1

You know … everything in this life is not about success always, and so with gardening there were some failures and little frustated, especially when we see our plant is have disease!

dalam hidup ini ga selalu tentang kesuksesan, dan begitu juga dengan berkebun. Ada kala waktu kegagalan dan sedikit frustasi , khususnya ketika melihat tanaman kita terserang penyakit!

Anyway, it’s getting late now when I draft this post. I will give you some info about rose disease and caring in my next posts.

Warm Regards,

Salam Hangat,

Wita 🙂